Monday, 27 October 2014

PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA KE-86 28 OKTOBER 2014 DI SMPN 1 SEBATIK UTARA

Hari ini tanggal 28 oktober 2014 mengingatkan kembali kepada kita semua sebuah peristiwa yang terjadi 86 tahun tahun silam dimana terjadi sebuah sumpah bersama yang dilakukan seluruh pemuda anak negeri ini yang kemudian sekarang kita kenal dengan sumpah pemuda.

Kita tentu sangat ingat isi sumpah pemuda tersebut. SUMPAH PEMUDA, yang diikrarkan para pemuda yang tergabung dalam berbagai joung pada 28 Oktober 1928 ikut menandai sejarah perjalanan bangsa ini.

Semangat baru ini dikobarkan para pemuda di tengah masa penjajahan. Tujuannya satu, mencapai cita-cita kemerdekaan. Sumpah Pemuda, Kebangkitan Nasional 20 Mei 1908 dan Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah benang merah sejarah perjuangan untuk mencapai Indonesia yang berdaulat.

Aneka peristiwa mewarnai pejuangan tiga tonggak sejarah itu. Antara periode tersebut selalu ditandai dengan semangat perjuangan dengan mendepankan persatuan, kesatuan dan tujuan kemerdekaan.

Pada saat itu, orang berbicara tentang pentingnya kesatuan, karena melihat kondisi kehidupan masyarakat terpecah-pecah oleh kolonialisme Belanda. Saat dicetuskan, Sumpah Pemuda didasari keinginan memiliki satu bangsa, satu bahasa dan tanah air.

Sumpah Pemuda telah memberikan semangat  dan motivasi baru bagi bangsa ini untuk memperjuangkan nasib dan eksistensinya  sebagai sebuah bangsa yang berdaulat. Untuk memberikan makna yang lebih dalam akan arti penting sebuah momentum sejarah, bangsa ini perlu merekonstruksi dan mereaktualisasikan nilai-nilai yang terkandung didalamnya.   Sebagai bagian dari proses sejarah, jiwa, dan semangat Sumpah Pemuda perlu diaktualisasikan agar tetap relevan ditengah perubahan zaman. Reaktualisasi jiwa dan semangat  Hari Sumpah Pemuda harus dimaknai sebagai upaya serius dalam menjaga integritas, karakter bangsa, dan semangat nasionalisme ditengah berbagai persoalan yang melanda bangsa ini, baik yang datang dari dalam negeri maupun sebagai akibat dari  interaksi global.

Reaktualisasi jiwa dan semangat Sumpah Pemuda dimaknai sebagai upaya untuk menjaga integritas dan jati diri bangsa ditengah interaksi global. Globalisasi sebagai bagian dari perkembangan peradaban umat manusia merupakan fenomena yang tidak bisa ditampik, kehadirannya merupakan realitas sejarah yang harus diterima. Interaksi global akan sangat berpengaruh pada upaya membangun kembali jati diri bangsa. Oleh karenanya eksistensi bangsa ini dimasa depan akan sangat ditentukan oleh seberapa jauh bangsa ini mampu berdiri sama tegak dengan negara-negara lain dalam dinamika kehidupan internasional. Dalam kaitan ini upaya untuk membangun kembali jati diri bangsa haruslah didasarkan pada kemampuan nasional untuk membangun kompetensi bangsa sehingga mampu bersaing di era global. Kompetensi dan daya saing merupakan bagian integral dari karakter bangsa yang harus terus diperkokoh.

Bangsa Indonesia perlu menandaskan bahwa karakter bangsa merupakan elemen yang perlu diperkokoh, melalui penguatan kualitas pemuda Indonesia dengan ciri-ciri memiliki jati diri, memiliki wawasan dan jiwa nasionalis-religius yang kuat, berjiwa patirotik, dan berkehidupan mandiri yang senantiasa berpegang teguh pada komitmen untuk tetap bersatu dan berdaulat dibawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia, diperkuat dengan kuatnya kesadaran dan semangat membangun peradaban bangsa yang unggul.

Merujuk dari pernyataan di atas, SMP Negeri 1 Sebatik Utara Sebagai salah satu Gerbong pencetak generasi muda akan berusaha semaksimal mungkin melahirkan generasi muda yang kelak akan menjadi Pemuda yang senantiasa menjaga integritas, karakter bangsa, dan semangat nasionalisme ditengah berbagai persoalan yang melanda bangsa ini.

Jayalah PEMUDA INDONESIA

Maju terus PEMUDA INDONESIA

No comments:

Post a Comment